Puji Syukur Alhamdulillah event LE TOUR DE JOGJA berjalan dengan lancar. Dihadiri lebih dari 450 peserta dari Jogja dan berbagai daerah. Bahkan 50% berasal dari luar Jogja. LTDJ ini menjadi event keragaman dunia sepeda. Diikuti Atlit Pelatnas hingga newbie yg belum pernah merasakan 100km, dari peserta dari usia ada yg belasan tahun sampai dengan kakek2, dari sepeda balap, juga ada MTB, sepeda lipat, sepeda touring, hingga onthel single gear. Semuanya berhasil menyelesaikan tantangan 110 km. Road captain dari komunitas kita Keong Cycling Team, RBB, Fedjo, JFB bahkan Atlit Nasional Peraih Emas Sea Games. Menjadi event yang mencoba menyatukan berbagai keaneragaman di dunia sepeda yang mana semua bisa menikmati dengan caranya masing-masing. Kami selaku panitia mengucapkan terima kasih partisipasi seluruh peserta yang telah meramaikan event LTDJ yang pertama kali ini. Tentunya tak ada yang sempurna, kami mohon maaf jika ada kekurangan dalam penyelenggaraan, semoga menjadi bahan untuk perbaikan untuk event selanjutnya.

Dibalik kemeriahan event LE TOUR DE JOGJA ini sangat mengapresiasi kepada para panitia dlm menyiapkan. Bagi saya Panitia seperti Tim Bandung Bondowoso. Karena utk event seperti kemarin tak ada 1 bulan event ini disiapkan. Publikasi hanya 2 minggu tapi alhamdulillah yang mendaftar ratusan. Menyiapkan kebutuhan peserta kaos, medali, sertifikat, starterpack dlm hitungan hari. Dini hari pasang backdrop, photobooth. Teman-temen Kulon Progo, masih sibuk dg cat dan penanda arah. Panitia registrasi lembur sampe pagi menata starter pack yg baru selesai, padahal besok sdh harus dibagikan. Panitia acara dengan RC mencoba jalur untuk memastikan jalan aman dan layak. Militansi yang luar biasa, diantara kesibukan sehari-hari ada yg bekerja, berwirausaha dan kuliah. Hanya untuk memastikan LTDJ ini sukses

Dan pada hari H, para 25 marshal, 2 mekanik mengawal para peserta tak kenal lelah dan panas. Tujuannya hanyalah agar peserta PUAS dan LANCAR dlm menyelesaikan bersepeda 110km. Suka dan duka kita nikmati bersama dan saling support dengan keahlian masing-masing. Terima kasih teman-teman kerja bersama kita tidak sia-sia. Event kita berjalan sesuai harapan. Bagi saya pribadi sungguh sangat bahagia menjadi bagian dari tim ini yg sat set bat bet. Bisa bekerjasama dan saling mengenal lebih dekat. Makin tercipta kebersamaan sesama goweser.

Acara yang disiapkan tak ada 1 bulan dari Nol, modal NOL (modal nekat) mungkin seperti impian ternyata akhirnya terwujud. Bahkan biaya pelaksanaan yang menelan lebih dari 120 juta lebih. Angka fantastis yang diluar pemikiran kita diawal. Dengan biaya pelaksanaan yang besar namun kita berkomitment memberikan harga yang terjangkau bagi peserta agar banyak yang bisa merasakan event seperti ini. Kami tetapkan 200ribu, mungkin jika dibandingkan event lain bisa berkali kali lipat. Dengan nilai segitu bisa dibilang kami “mensubsidi” peserta agar tdk membayar mahal. Oleh karena itu panitia masih harus berusaha untuk mencari dukungan yang bisa mensupport kegiatan ini baik dalam bentuk fresh money, dukungan perlengkapan, supply makanan dll. Dalam waktu tak ada 1 bulan tentulah tak mudah mencari sponsor. Namun ternyata banyak pihak yang membantu kami baik dari perusahaan, perseorangan bahkan komunitas sepeda. UGM memfasilitasi tempat, JFB menyumbang 600 botol isotonik, Sunpride menyumbang 800 pisang, Fin Logistik menyumbang lebih dari 1500 botol air mineral, Polygon dengan doorprize, Klinik Hemodialis menyumbang hadiah KOM, PVR Industries jersey, Lensa Kubus Production dengan dokumentasi video, Tahaki dengan tenda dan balon gate. WSKT Cycling Team dari Jakarta dan Anastomose FK Undip dari semarang pun mereka peduli ikut membantu meski bukan dari Jogja. Dan masih banyak pihak yang mendukung seperti : Bank BPD DIY, DAGADU, Margaria Group, Dinas Pariwisata DIY, Bank Jogja, Nasmoco Bantul, Telkomsel, Java Land, CCN Indonesia, LACAKIN, PT Guna Artha Sejahtera yang bantuannya sangat membantu. Terima kasih untuk para sponsor dan berbagai pihak yang sudah mendukung terlaksananya kegiatan ini. Tentunya dukungan para warga Jogja Gowes dalam bentuk support dan doa menjadi kekuatan kita untuk menyelenggarakan event LE TOUR DE JOGJA.

Semoga LE TOUR DE JOGJA menjadi bagian dari memajukan persepedaan di Jogja.

Team LTDJ :
Dr Kun, Pak Eko, Pak Zuhrif, Mas Panca, MasYuda, Mbak Nur hastuti, Mamiz, Mas Galih, Om Ghoni, Mas Z Tri, Mas Imam, Mas Nughie, Mas Ipunk, Mas Pri Plat AB, Mbak Natalia, Mas Febri, Mas Tata, Mas Santo, Mas Bryan, Mas Ryutaro, Mas Arya, Mas Gogon, Mas Koben Marji, Mas Sitam, Mas Doy, Mas Ahzan, Mas Rofi, Pak Gandem, Pak Mardiyana, Mas Erfan, Pak Paryono Sie, Mas Iswantoro, Mbak Siti Solikah, Mas Andi, Mas Rifki, Mas Rizal, Mas Isnawan, Mas Taufiq, Mas Supri, Mas Nanang, Mas Bagus, Mas Rozi, Mas Fajar, Mas Didis, Mas Tunggul, Mas Yanto, Pak Heru, Mas Dimas, Pak Budi Jae, Mas Hadi Wijoyo, Mas Arifin, Mas Muji, Mas Sugeng, Mas Jati, Mas Rahul, Mas Ngadiran, Mas Lilo.

Para RC : Mas Didot, Mas Robin Manulang, Mas Eko, Mas Vandi, Mas Rizki, Mas Vendi, Mbak Dea, Mas Wihandaru, Mas Pri Plat AB, Mas Prast, Mbak Sintia

Para Komunitas :JFB, SGICCY, RBB, Fedjo, Ente, Pit comunity, Karangkajen pit, Kspi, Wesiaji, Panic, Gamago, WSKT, dll

Dokumentasi video : mbak tika, mas ejja, mas damai, dan team lensa kubus production
(ngapunten klo ada marshal, fg yg belum kesebut mohon infonya, suwun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here