Untuk mewujudkan Jogja Kota Sepeda salah satu yang penting adalah memiliki jalur khusus sepeda yang layak dan aman bagi pesepeda. Tujuan dari jalur khusus sepeda adalah memisahkan antara sepeda dengan pengguna kendaraan bermotor. Sehingga dapat mengurangi resiko kecelakaan. Sepeda masih ideal digunakan untuk aktifitas transportasi dalam kota kurang dari 10 km.
Namun sayang di Jogja ini jalan terlanjur berukuran sempit, tidak terlalu lebar dan kadang trotoar pun juga minim, Beberapa jalan sudah dibuat tanda khusus sepeda, tetapi masih saja digunakan pengendaraan bermotor, parkir mobil dan motor. Bahkan rata-rata jalur sepeda rusak dan berlobang karena bagian pinggir sering dipake untuk drainase pembuangan air.
 ruang-tunggu-sepeda-oke-desi-suryanto
Di Jogja Jalur sepeda sudah dibuat dengan memberikan garis pada jalan. Namun yang terjadi jalur sepeda tersebut digunakan untuk parkir dan tercampur pengguna kendaraan lain. Jalur sepeda di Jogja pun juga kurang nyaman karena biasanya sering banyak ditemui drainase pembuangan air di jalur sepeda tersebut.
Di beberapa kota lain sudah melakukan pembuatan jalur hijau antara lain bandung dan jakarta. Selain itu kampus-kampus juga sudah membuat jalur khusus sepeda. Contoh menarik dari kampus UI. Dibuat jalur khusus di luar jalan utama. Dalam 1 jalan tersebut dibuat 2 arah kanan dan kiri.
83293517  98831677  jalur-sepeda-penghubung-dari-gedung-ke-gedung-ui-201012081151494942
Untuk membuat nyaman selain dipisah, jalur sepeda haruslah hijau dengan tanaman rindang di tepinya. Sehingga mengurangi panas ketika siang hari. Kalau bisa seperti dibawah ini orang tidak takut panas dan tidak takut hitam karena gowes.
img_20120419165134_4f8fe0263a195  jalur hijau sepeda

Kalau di negara maju seperti Amerika dan Jepang jalan didesain untuk berbagi. Kalau melihat gambar ini malah sepeda motor tidak ada, kebalikan dengan dengan kita yang sepeda motornya penguasa jalan. Mungkin di Jepang sepeda motornya pada dijual di Indonesia kali ya, terus mereka cukup naik sepeda 🙂
jalur-sepeda1
Kalau Jogja bisa memiliki jalur-jalur khusus sepeda ini, saya yakin pasti akan banyak yang menggunakan moda transportasi yang membuat kita juga sehat ini.  Sangat mengharapkan Pemerintah Daerah DI Yogyakarta baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota untuk mulai menginisasi jalur-jalur khusus sepeda.
Tidak semua jalan harus ada, tetapi harus ada dan diadakan. Harus dirintis, dan diperbanyakan. Jangan sampai dari puluhan tahun di Jogja ini tidak mulai bergerak untuk menciptakan moda transportasi yang lebih sehat, lebih green dan menjadikan Jogja ini Kota yang nyaman.
Salam
Yuda Wicaksana Putra

3 COMMENTS

  1. ide yang bagus 😀
    yuk kunjungi website elementmtb.com buat yang ingin tahu tentang jenis-jenis dan tipe-tipe sepeda element 🙂
    dan jangan lupa untuk like fanpage FB “Element MTB” yah..trimakasih ^^ salam gowes untuk semuanya 😀

  2. Hai Mas Yuda, salah satu fotonya kita share disini ya: https://gowesoy.wordpress.com/2018/03/30/infrastruktur-vs-kultur-galeri/ (sumber tercantum). Mudah-mudahan tak masalah.
    Dan lebar jalan yang terlalu sempit bukan masalah kok mas buat pengembangan infrastruktur bersepeda. Karena pada dasarnya itu (selalu adalah) kombinasi dari bermacam komponen, dari mulai flow (arus/aliran/arah), jumlah lajur, sinergi dengan ruas jalan lain, penanganan perparkiran, dan lain sebagainya.
    Jadi, ini bukan hanya perkara pengadaan lajur, dan pasti nggak akan nyampe-nyampe kalau hanya diperlakukan sebagai pengadaan lajur (di jalan yang sudah terlanjur sempit) saja mah ;-).
    (informasi lanjutan bisa disimak dari sini: https://cyclingfallacies.com/id/1/ruas-jalan-terlalu-sempit-untuk-bersepeda)
    Salam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here