BeXC berkunjung ke Bukit BNI

June 22 03:53 2015 Print This Article

BeXC dibaca BEKSI singkatan dari Bejen Cross Country. Bejen adalah nama sebuah kampung di Bantul Kota yang terletak di barat RSUD Panembahan Senopati. Anggota dari Beksi adalah warga kampung Bejen dan sekitarnya. Jadi siapapun boleh gabung dan kami gowes jadwalnya setiap hari Sabtu Pagi.
Kali ini BeXC berkunjung ke Bukit BNI. Sabtu tanggal 28 Maret 2015 kemarin teman-teman Bejen Cross Country (BeXC) merencanakan gowes ke arah timur, maka dipilihlah Boekit Hijau BNI Imogiri Bantul sebagai destinasinya BeXC selanjutnya. Berangkat dari kampung Bejen sekitaran Bantul Kota pukul 06.30 dengan formasi 5 personil, langsung menyusuri jalanan Bantul ke arah timur. Kami sengaja tidak blusukan karena ada salah satu teman kami yang akan menyusul jadi mau tidak mau harus mencari jalan yang gampang menemukan kami. Perempatan Manding kami lewati teman kami juga belum terlihat tanda-tanda penampakannya. Ke timur lagi sampai ke Perempatan Jetis belum nongol juga, kita lanjut ke pertigaan Karangsemut ke selatan dan akhirnya teman kami bisa menyusul di sekitar Pasar Imogiri Baru. Akhirnya dengan formasi 6 personil kami berangkat menuju Boekit Hijau BNI yang terletak di Karangtengah Imogiri Bantul.
Dari Pasar Imogiri Baru langsung saja menuju arah makan raja-raja imogiri, setelah sampai Polsek Imogiri perhatikan penunjuk arah, silakan ambil ke arah Mangunan. Dari sini sudah mulai sedikit nanjak, silakan mengikuti jalanan ini sampai ada pertigaan kalau ke kiri arah Mangunan nah kita ambil yang arah kanan.
Sebenarnya kalau kita akan ke Jembatan Gantung siluk bisa melewati jalan ini dan tanjakannya pun tidak kalah menarik bagi penyuka uphill, setelah menyusuri jalan tersebut akan ada tanda arah ke Boekit Hijau BNI lagi di sebuah pertigaan, nah kita ambil yang kiri.
Setelah menyusuri tanjakan-tanjakan yang mengasikkan kita akan menemui Garuda Indonesia Forest dan Kawasan Penghijauan Tanaman Sutra Liar, kita akan sampai ke tujuan kita. Terusk saja sedikit nanti sampai ketemu tower dan ada jalan setapak ke selatan. Sampai dipuncak tersebut kita disambut oleh kabut yang lumayan tebal sehingga tidak terlihat jalan setapak yang keselatan tersebut, sempat kebablasan tapi ternyata malah menemukan view yang sangat bagus. Jarang sekali kami bersepeda menemui kabut yan sangat tebal.
Oke kami akhirnya bertanya ke penduduk setempat sambil mengisi logistik, butuh banyak logistik untuk naik bukit ini. Ternyata jalan masuknya memang sedikit dibawah kami foto-foto di kabut tebal tersebut. Kondisi jalan awal masuk ada batu-batuan yang ditata dikombinasi juga tanah lepung, jadi sebaiknya kalau kesini memakai ban yang agak lebar atau sepeda MTB. Di pinggir jurang tersebut kita akan menemukan gasebo yang sangat mengasikkan untuk menikmati pemandangan di pinggir jurang Boekit Hijau BNI ini.


Puas menikmati dan mengabadikan pemandangan alias foto-foto narsis di atas Boekit Hijau BNI dan sebenarnya kami juga mencari tulisan besar “Boekit Hijau BNI”  ternyata tidak ada di sekitar jurang tersebut, akhirnya kami memutuskan untuk turun. Saat melewati jalan setapak tersebut ternyata salah satu anggota team melihat tulisan “Boekit Hijau BNI” ada di atas kami, tepatnya di kanan jalan dan untuk menuju kesana harus naik beberapa anak tangga, sepeda harus ditinggal dibawah. Memang tidak terlihat karena memang tidak terawat dan disekitarnya banyak tumbuh pohon-pohon yang menutupi tulisan tersebut.
Lanjut turun dengan rute yang sama dengan naik tadi, saat turun ternyata jaraknya terasa lebih pendek dan cepat tidak seperti naiknya tadi yang terasa jauh dan lama (efek ngos2an saat nanjak kali ya?) Akhirnya teman-teman Beksi memutuskan “nyiruk” (istilah yang kami pakai saat ngisi logistik) atau wisata kuliner di sekitaran Imogiri, yaitu Warung Sederhana. Warung ini cukup legendaris dan cukup familiar untuk kalangan goweser yang menuju ke Imogiri. Gimana tidak legendaris berdirinya saja sejak tahun 1958, kalau orang mungkin sudah capek ya berdiri sejak tahun tersebut, hehe.
By : Sidi Pras

view more articles

About Article Author

yuda putra
yuda putra

View More Articles
write a comment

0 Comments

No Comments Yet!

You can be the one to start a conversation.

Add a Comment